Alvin, bayi laki-laki berusia 3 tahun itu hanya bisa merengek di atas
kasur tipis yang menjadi tempat tidur di rumahnya di Tanjung Tungga RT
O6 Rw 03, Desa Penuba. Sesekali, ia membalikkan badannya, ke kanan dan
ke kiri. Terutama saat perutnya terasa lapar.
Alvin yang terlahir mengidap penyakit Hidrocepalus ini membuat
aktivitasnya tidak selincah bayi normal lainnya. Gerakannya hanya di
tempat tidur, dengan memutar badan dan kepala. Itu dilakukannya dalam
posisi telentang.
Sejak lahir membuat Alvin hanya bisa bermain di atas selembar alas tidur di kamar ukuruan lebih kurang 3X4 itu.
Dikatakan Suyanto (Kakek ALVIN), Alvin terlahir dengan kondisi Hidrocepalus, waktu itu
di Rumah Sakit Angkatan Laut Tanjung Pinang. Namun, kondisi keluarga
yang pas-pasan, membuat kepalanya tidak dioperasi.
Untuk biaya operasi kepala Alvin, sekitar 12 juta. Itu hanya untuk biaya operasi saja, belum lagi untuk biaya obat-oabatan. Sehingga pihak keluarga tidak berani untuk mengoperasi kepala Alvin.
Untuk biaya operasi kepala Alvin, sekitar 12 juta. Itu hanya untuk biaya operasi saja, belum lagi untuk biaya obat-oabatan. Sehingga pihak keluarga tidak berani untuk mengoperasi kepala Alvin.
"Sejak Alvin lahir Ayahnya tidak di rumah lagi. Sejak itu tidak pernah
datang lagi ke rumah," ungkap Ibu Alvin.
Ibunda ALVIN,
berharap anaknya bisa hidup normal seperti anak-anak lainnya. Namun apa
boleh buat, keterbatasan biaya, memubatnya tidak bisa apa-apa selain
merawat Alvin.
Tokoh masyarakat Desa Penuba, Rais mengatakan bahwa Alvin memang terlahir cacat dengan hidrocepalus yang menyerangnya sejak lahir.
" Kasihan juga kita melihat Alvin, semoga aja tangan-tangan dermawan bisa membantu Alvin untuk bisa sembuh seperti anak-anak seusia Alvin lainnya,
Tokoh masyarakat Desa Penuba, Rais mengatakan bahwa Alvin memang terlahir cacat dengan hidrocepalus yang menyerangnya sejak lahir.
" Kasihan juga kita melihat Alvin, semoga aja tangan-tangan dermawan bisa membantu Alvin untuk bisa sembuh seperti anak-anak seusia Alvin lainnya,
Namun, untuk biaya keseharian Alvin, termasuk susu, dan kebutuhan Alvin
lainnya, lanjut Rais, dibantu Dinas Sosial Kabupaten Lingga.
Di tempat yang sama, Ketua Pemuda Desa Penuba, Mizwar, mengungkapkan, sejak lahir sampai sekarang Alvin belum dioperasi, karena banyak biaya yang harus ditanggung keluarga.
Di tempat yang sama, Ketua Pemuda Desa Penuba, Mizwar, mengungkapkan, sejak lahir sampai sekarang Alvin belum dioperasi, karena banyak biaya yang harus ditanggung keluarga.
Ditempat
yang berbeda,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Dr Ignatius Luti,
menyebutkan 2 tahun yang lalu pihaknya telah merujuk Alvin ke Batam dan
Pinang, namun rumah sakit belum sanggup mengatasi, karena kendalanya
Ibu Alvin tidak memiliki IJKL sebab ibunya seorang PNS.
"Sekarang
kita telah rujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Batam. Rumah Sakit tersebut
siap untuk mengoperasi Alvin. Biaya tersebut tidak sepenuhnya dari
Askes, namun ada biaya tambahannya. Nilainya sekitar Rp 30 juta lagi.
Ditempat
yang berbeda, salah satu tokoh masyarakat Daik Lingga, Imron,
mengatakan bahwa Alvin memang perlu dibantu untuk mengurangi
penderitaannya.
" Kita sekarang telah membentuk gerakan pengumpulan dana untuk Alvin," ungkapnya.
" Kita sekarang telah membentuk gerakan pengumpulan dana untuk Alvin," ungkapnya.
Dikatakannya,
gerakan ini adalah sebuah gerakan relawan untuk pengumpulan dana
membantu pengurangan beban Alvin, yang dinamai dengan Gerakan Lingga
Peduli Alvin. " Kita imbualah, siapa saja relawan yang ingin membantu
Alvin," imbuhnya.
Bupati Lingga H Daria sangat merespon gerakan penggalangan dana untuk Alvin. "Boleh-boleh saja, asal dana tersebut digunakan untuk membantu Alvin. Kita juga ada SKPD, tapi harus betul-betul. Serta jangan ada keraguan," ungkapnya.
Bupati Lingga H Daria sangat merespon gerakan penggalangan dana untuk Alvin. "Boleh-boleh saja, asal dana tersebut digunakan untuk membantu Alvin. Kita juga ada SKPD, tapi harus betul-betul. Serta jangan ada keraguan," ungkapnya.
Bukan hanya
Bupati Lingga H Daria, Ketua DPRD Kabupaten Lingga kamaruddin Ali, juga
turut prihatin atas apa yang dialami oleh Alvin. "Setidaknya para
pengusaha-pengusaha di Lingga dapat membantu Alvin," imbuhnya
BAGI YANG INGIN MEMBANTU ALVIN BISE LANGSUNG DATANG KE TEMPAT GERAKAN LINGGA PEDULI ALVIN ATAU BISA LANGSUNG MENGHUBUNGI Suyanto DI NOMOR HP : 085668420753.
BANTUAN SAUDARA SANGAT BERHARGA BAGI ALVIN.
TERIMAKASIH KEPADA SAUDARA - SAUDARA YANG TELAH DENGAN IKHLAS MEMBANTU ALVIN, SEMOGA AMAL KEBAIKAN SAUDARA DI BALAS OLEH ALLAH SWT. AMIN YA RABBAL ALAMIN... (BBM)
0 komentar:
Posting Komentar